Rabu, 18 November 2015

 sang pengibar

senyuman yang selalu ku tunggu
membuatku terdiam belenggu
saat kau kibarkan sang merah putih yang membuatku tersipu
langit pun sekan ikut tersenyum akan kehadiranmu di saat itu

suara lantangmu membuatku tak berkata dalam bahasa
terdiam dibarisan terdepan membuatku terbungkam olehnya
hitungan detik dan menit berlalu dengan nyayian indonesia raya
selalu ku tunggu tubuh sigapmu di bawah sinar sang surya


#t.s
 Dia

mimpi dari sebuah harapan
bertolak belakang dengan kenyataan
namun apakah mungkin semua itu akan terwujudkan?
dalam ruang sunyi dibalik sebuah keheningan
terdiam diri melihat senyuman yang tak mungkin kudapatkan
dari seseorang yang kudambakan

namun aku bukan seorang pemyair yang pandai merangkai kata
akupun bukan seorang yang pandai akan memainkan sebuah alunan nada
namun aku disini hanya orang biasa yang selalu meneteskan air mata

Kamis, 14 Mei 2015

negeri Di Atas Awan

Pagi yang cerah penuh makna
Berjalan dengam hati gembira
Melewati tebing diatas menara
Sawah,lumpur dan air tak dapat menghalangi
Berjalan terua tanpa lelah
Hingga tibalah di ujung sana
  Negri diatas awan itulah tujuan utamanya
  Lihatlah indahnya ciptaan tuhan yg tak ada habisnya
  Terkagum-kagum seakan terhipnotis karnanya
   Nyanyian burung menambah ketenangan
   Dan rumputpun ikut menari bersamanya

Rabu, 13 Mei 2015

Indonesia menangis

17 tahun berlalu
Masihkah ingat dengan kejadian yg lalu
Dimana perbedaan selalu tepacu?
Dendam,amarah dan egois selalu ada pada jiwa
Tundukan kepala ingatlah tenpo mereka berada
Berjuang untuk mempertahankan hak mereka
Tumpah darah, peluru menancap dalam dirinya
Untuk menggambil hak mereka
Bediri diatas negeri yg penuh dengan konflik bukanlah hal yg indah
Bertaruh nyawa, bertaruh harta, dan bertaruh keluarga
Melihat ibu pertiwi menangis mereka pun menagis
Dengan berdirinya ketidak adilan fi negeri ini

Selasa, 12 Mei 2015

Mimpi

                                       Mimpi Sang penerus bangsa 



semangat mereka untuk meraih mimpi
harus terus bersatu dalam genggaman
terus melewati jalan setapak di atas jurang
tak pernah takut akan sebuah halangan
mereka terus maju walau derasnya air sungai
mereka rela dan memberanikan diri untuk belajar
tanpa adanya alas kaki melindungi mereka
mereka terus berjalan lurus.
   pemerintah adakah perhatian mu dengannya?
   mereka harus berjuang di dalam negri sendiri
   untuk mencari sebuah pencapaian?
   ingatlah mereka juga memiliki mimpi
   dan juga memiliki sebuah tujuan

puisi